Skrip Penjualan: Cara Presentasi PCB 88 dengan Brosur

Skrip Kanvasing Brosur: PCB

Penting 1: Brosur tidak boleh diberikan tanpa penjelasan. Ini bukan brosur kredit motor.
Penting 2: Skrip ini sebagai garis besar saja, silahkan dimodifikasi sesuai keadaan di lapangan.
Penting 3: Anggap lagi kanvasingan di toko grosir, adegan antara agen ganteng dengan bapak pemilik toko
—–

(A) Pagi Pak.. permisi ya, Saya Andre dr Prudential. (sambil senyum) Hari ini lagi ada tugas kantor untuk sosialisasi perlindungan keuangan. Boleh minta waktu 10 menit ya Pak.

(C) Silahkan.

(A) Wah tokonya lengkap banget, ini grosir ya Pak? (basa-basi untuk ice breaking, terserah sesuai keadaan di lapangan. Usahakan jangan dulu masuk ke materi brosur sebelum canas merasa nyaman, yg ditandai dengan dia sudah bisa tertawa. Ajak aja ngobrol hal-hal lain dulu.)

1. Jadi gini.., ini Andre sampaikan beberapa fakta dari penelitian. (buka brosur)
Bahwa ternyata terdapat 90% orang Indonesia, yang sebelum meninggal, didahului menderita kondisi kritis seperti kena serangan jantung, stroke, kanker, atau pun yang lain.

2. Saya yakin Bapak pasti juga pernah denger ya, mungkin ada tetangga atau kenalan yang mengalami musibah sakit berat terus gak lama kemudian meninggal.

3. Dan dari data Organisasi Kesehatan Dunia, tercatat ada 36 juta orang meninggal akibat sakit atau kondisi kritis ini. Kalau diruntut penyebabnya sih macem-macem ya Pak. Bisa karena pola hidup yang salah, konsumsi makanan yang tidak sehat, stress, dan lain-lain. Juga ditemukan bahwa ternyata rokok merupakan penyebab nomer 1 penyakit kanker paru-paru.

Bapak tidak merokok kan, wah aman Pak hehe.

4. Data-data penelitian ini sengaja Andre sampaikan supaya kita sama-sama sadar bahwa resiko terkena sakit berat bisa menimpa siapa saja. Tua muda, laki perempuan, siapa saja Pak tanpa terkecuali.

5. Bapak pasti masih inget ya sama beberapa selebritis ganteng dan cantik yang masih muda belia tiba-tiba terdiagnosis penyakit kritis. Seperti…. (sebutin beberapa artis terkenal yang terkena sakit kritis)

6. Nah dulu juga ada Julia Perez pak, masih muda, kaya raya.. dan karena mengidap kanker serviks suka tidak suka harta hasil kerja keras bertahun-tahun harus ludes dalam hitungan bulan karena abis untuk berobat.

7. Dan memang faktanya, biaya pengobatan penyakit kritis ini tidak murah Pak. Contoh ini data yang Andre ambilkan dari CNN Indonesia. Hanya untuk diagnosis Kanker paru-paru biayanya bisa 10-15 juta. Biaya pengobatan stroke bisa sampai 450juta bla.. bla.. bla… (tinggal mbaca aja, sudah diketik rapi di brosur, enak kan?)

8. Dengan mahalnya biaya pengobatan kondisi kritis ini pak, jika seseorang tidak punya tabungan atau aset yang cukup, bisa-bisa ekonomi keluarga bangkrut.

9. Ini pernah dimuat di harian Kompas pak, disebutkan sebuah keluarga bisa bangkrut akibat salah satu anggota keluarganya terkena kanker payudara.

10. Dan yang lebih bikin runyam adalah, meskipun pasien bisa sembuh dari kondisi kritisnya, kan belum tentu dia bisa langsung bekerja secara normal. Biasanya butuh waktu pemulihan yang cukup lama. Bahkan bisa-bisa harus istirahat total selamanya. Tentu ini merupakan beban berkepanjangan bagi keluarga. Bener ya pak?

11. Apalagi jika yang sakit ini si Pencari Nafkah, aduh amit-amit.. semoga kita semua dihindarkan dari musibah seperti ini ya Pak.

(C) “Aamin mas,” kata canas dg suara tercekat, (agak ketakutan yeee..🤣)

12. Begitulah Pak. Kondisi kritis ini memang bisa menguras harta dan membuat keluarga kehilangan sumber nafkahnya.

Tentu ini kan masalah ya Pak.

12. Disaat pencari nafkah kehilangan penghasilan, disatu sisi biaya-biaya hidup jadi makin besar, anak-anak juga tetap harus sekolah… Kan gak mungkin ya Pak, bilang ke anak, “Nak, sekolahnya stop dulu ya, Bapak masih sakit,” kan kasian masa depan anak. Ya nggak?

13. Dampak dari musibah sakit kritis ini memang tidak saja dirasakan oleh yang terkena Pak. Efeknya bisa kemana-mana. Istri yang tidak biasa bekerja terpaksa juga harus membanting tulang menggantikan peran suami sebagai pencai nafkah. Anak-anak pun bisa terancam masa depannya jika simpanan dana untuk kuliah terpaksa terpakai untuk biaya pengobatan. (Bagian ini bisa diperkuat lagi dg story telling keluarga yang mengalami musibah sakit berat)

14. Pertanyaan besarnya adalah, bagaimana cara atau solusi untuk setidaknya mengantisipasi kesulitan keuangan akibat musibah ini?

….. (diam, jeda sebentar supaya otak bawah sadar canas mereka-reka mencari jawaban)

15. Kabar baiknya Pak, hari ini Andre kesini menginformasikan sebuah alternatif solusi. Banyak orang yang sudah terbantukan dg solusi ini Pak. Yaitu…

(brosurnya dibalik, grengg greenggg….)

16. Ini Pak.. rekening PCB-88 dari Prudential. Rekening ini bermanfaat memberikan santunan dana tunai kepada nasabah hingga ratusan juta rupiah jika mengalami musibah terkena salah satu dari 60 macam kondisi kritis Pak.

Contohnya begini, permisi usia bapak berapa?

(C) 40 tahun mas.

17. Nah untuk usia 40 tahun, dengan ikut program ini katakan dengan setoran hanya 500rb per bulan, selama 5 tahun saja, Bapak mendapatkan santunan dana tunai sebesar 89juta jika amit-amit terkena musibah sakit berat tingkat lanjut atau meninggal dunia.

18. Andre ulang ya Pak. Setornya 500rb per bulan atau kalau disetahunkan kan 6 juta ya, 500rb x 12. Masa setor hanya 5 tahun sehingga totalnya sebesar 30 juta.

19. Jika mengalami musibah sakit berat, PASTI cair 89 juta pak, meskipun mungkin baru ikut selama 3 bulan alias baru setor 3x.

20. Bahkan jika meninggal dunianya disebabkan karena kecelakaan, yang dicairkan 3x-nya Pak yaitu sebesar 267juta. Ini unyuk kecelakaan apapun ya Pak, tidak terbatas kecelakaan lalu lintas. Meski jatuh dari kasur kalau meninggal ya pasti cair pak hehe. (Kasurnya diatas genteng kalee?)

21. Rekening ini manfaatnya luar biasa banget Pak, berkali lipat dari total yang disetorkan. Bapak setor hanya 5 tahun saja. Dan masa setelah tahun ke-5 disebut MASA EKSTRA, maksudnya bapak sudah tidak perlu setor lagi tapi perlindungan tetep jalan hingga usia 88 tahun. Dengan kata lain, bayar hanya 5 tahun dilindungi selama 48 tahun! Wow banget pak.

22. Lantas kalau sehat terus bagaimana? Tentu itu harapan kita semua ya Pak. Sehat selalu sampai tua.

23. Kerennya rekening ini, jika bapak sehat-sehat saja, dana 30 juta yang bapak setorkan tadi di usia 65th berkembang menjadi 42juta. Atau jika mau bersabar lagi, diusia 75 th, dana menjadi 62 juta. Pokoknya diatas tahun ke 20 kepesesertaan, dana PASTI berkembang lebih besar dari total setoran.

24. Dana ini bisa bapak ambil sesuai kebutuhan misal untuk menikmati hari tua bersama cucu. Pasti menyenangkan ya saat usia tua punya pegangan dana sendiri tidak membebani anak.

25. Kesimpulannya Pak, dengan ikut program ini, jika Bapak amit-amit kena musibah, akan cair dana santunan tunai yang berkali lipat lebih besar drpd yang disetorkan. Dan jika sehat-sehat saja, juga akan cair sejumlah dana sesuai dengan kontrak, tergantung dana diambil pada usia berapa.

26. Untuk besaran manfaatnya juga bisa diperbesar sesuai kebutuhan Pak, misal 1 milyar atau berapa, terserah Bapak. Nanti nominal premi akan menyesuaikan.

26. Seperti itu pak. Menurut Bapak nih, dengan IKUT program ini tentunya bisa membantu Bapak supaya lebih tenang dan nyaman dalam menjalani kehidupan kedepan karena secara keuangan ada yang melindungi. Setuju apa setuju banget Pak?
😁😁

——————

Skrip dialog ini silahkan di kembangkan dengan gaya masing-masing dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

 54 total views,  1 views today